Kolagen merupakan protein alami yang menyusun tubuh manusia, jumlahnya sekitar 30% dari seluruh protein yang ada di tubuh. Kolagen tersebut terdiri dari 18 tipe, merupakan struktur pembangun tulang, tulang rawan, kulit, otot, dan ligamen. Selain itu, kolagen juga terdapat pada kornea mata, pembuluh darah, saluran cerna.

Kolagen menyumbang 70% dari dermis dan membantu kulit agar tetap kencang dan kenyal. Apabila kulit kekurangan kolagen, epidermis dan lapisan keratin akan hancur dan terkulai. Hal ini mengakibatkan kulit kendor atau keriput


Kolagen merupakan protein yang berbentuk serat. Setiap serat kolagen berisi ribuan molekul kolagen yang saling terikat. Serat kolagen terbentuk dari tiga rantai protein yang terikat bersama dalam bentuk triple helix, yaitu tiga rantai spiral yang saling terpilin.  Dari 18 tipe kolagen yang ada di tubuh, ada 3 tipe yang paling banyak terkandung di dalam tubuh, yaitu:
Tipe Colagen I    : Kulit, urat, tulang, persendian, dentin gigi, jaringan interstisial 
Tipe Colagen II   :Tulang rawan, bola mata 
Tipe Colagen III   :Kulit, otot, pembuluh darah 

Kolagen tipe 1 merupakan kolagen yang paling banyak terdapat di kulit. Sekitar 80% dari total kolagen yang terkandung di kulit adalah kolagen tipe 1, sedangkan kolagen tipe 3 terkandung sebanyak 15% di kulit.
Kolagen diproduksi oleh sel fibroblas, sel khusus yang paling banyak terdapat di dalam dermis. Fibroblas juga memproduksi komponen (Note: karena GAG bukan protein) struktural kulit lainnya, seperti elastin dan glikosaminoglikan (GAG). Elastin adalah salah satu protein di kulit yang berperan dalam menjaga fleksibilitas dan elastisitas kulit. Fungsi utama elastin adalah untuk menjaga keelastisan kulit agar tetap kencang dan kenyal, sehingga bisa kembali ke bentuk semula bila kulit ditarik. GAG merupakan pelembab alami tubuh. Fungsi utama GAG adalah untuk menahan kelembaban kulit serta menjaga integritas kulit dengan memberikan volume, elastisitas, dan kekencangan agar kulit tetap kenyal. GAG yang paling banyak terkandung di dalam tubuh adalah asam hialuronat (hyaluronic acid/ HA).

Fibroblas awalnya memproduksi kolagen pendek disebut subunit prokolagen. Diangkut keluar dari sel-sel fibroblas dan kemudian bergabung bersama untuk membentuk molekul kolagen lengkap. Vitamin C bertindak sebagai kofaktor penting selama proses ini. Tanpa kadar vitamin C yang cukup, pembentukan kolagen akan terganggu. Gangguan ini menyebabkan berbagai gangguan seperti penyakit kulit, di mana tubuh tidak dapat memproduksi kolagen dengan baik.

Sintesis kolagen terjadi terus-menerus sepanjang hidup kita untuk memperbaiki dan mengganti jaringan kolagen yang rusak atau membangun struktur baru. Daur ulang sel yang sudah tua atau rusak adalah suatu proses alami yang sehat, seperti layaknya seseorang dalam masa penyembuhan dari sakit. Seiring dengan pertambahan usia, kadar produksi kolagen semakin menurun. Seperti kolagen, elastin juga diproduksi oleh fibroblas dan produksinya menurun seiring pertambahan usia. Dengan bertambahnya usia, produksi kolagen dan elastin akan menurun dan lebih sedikit dibandingkan kerusakannya (degadrasi) sehingga timbul tanda-tanda penuaan (aging).
Dalam konstruksi bangunan, fungsi kolagen dapat disamakan dengan besi beton yang menjadi struktur utama atau fondasi bangunan. Bayangkan apa jadinya rumah tanpa fondasi yang kuat ? Demikian halnya dengan kulit kita

Kolagen memiliki banyak manfaat bagi tubuh kita. Salah satunya adalah untuk membantu melindungi struktur kulit. Perlindungan terhadap struktur kulit ini dilakukan kolagen dengan cara membantu menjaga elastisitas dan kelenturan pada kulit sehingga struktur kulit dapat dipertahankan. Selain di kulit, kolagen juga merupakan struktur pembangun rambut, kuku, dan tulang.
Kolagen memiliki peran penting bagi kecantikan kulit, diantaranya:

  • Dapat membantu proses pengencangan kulit.
  • Salah satu cara untuk membuat kulit senantiasa kencang adalah dengan mencukupi kebutuhan kolagen dalam tubuh. Kolagen yang menjadi komponen pembangun utama pada dermis. Protein ini penting dalam membantu menjaga kulit tetap kencang dan lentur.
  • Membantu proses perawatan garis-garis keriput di wajah. Jika kolagen dalam kulit semakin berkurang, maka garis kerutan pada wajah akan timbul karena pilar yang menahan kulit rusak. Oleh sebab itu, kolagen sangat diperlukan untuk membantu menyamarkan kerutan di wajah.
  • Membantu merawat kulit dari proses penuaan dini. Banyaknya kolagen dalam kulit akan membantu proses perawatan kulit agar lebih kencang dan tampak lebih muda. 
  • Membantu merawat elastisitas kulit. Bertambahnya usia dapat mengurangi produksi kolagen dan menyebabkan kulit kehilangan elastisitasnya.
Ciri-ciri ketika kulit sudah mengalami penurunan produksi kolagen adalah timbul tanda-tanda penuaan, seperti kerutan, keriput dan kulit kendur. Faktanya mulai usia 20 tahun para wanita mengalami penurunan produksi kolagen  sebesar 1% setiap tahunnya, dan akan terus menurun seiring bertambahnya usia. Polusi, sinar UV, kosmetik yang tidak baik, dan radikal bebas juga berperan dalam menurunkan produksi kolagen.
Dewasa ini banyak sekali produk-produk kecantikan yang menawarkan produk yang mengandung kolagen. Produk-produk tersebut berjanji dapat menjaga kelembaban kulit, mencegah keriput, dan mampu mengencangkan kulit. Penggunaan kosmetik yang didukung oleh konsumsi makanan yang banyak mengandung kolagen tentunya dapat menambah produksi kolagen dalam tubuh.
Makanan yang mengandung kolagen alami untuk peremajaan kulit diantaranya adalah:
  • Ikan: sirip ikan hiu, kulit ikan
  • Sayap ayam
Namun, sumber makanan tersebut juga mengandung banyak lemak dan kolestrol sehingga sebaiknya tidak dikonsumsi dalam jumlah banyak.
Fakta tentang kolagen yang perlu diketahui:
1.Pada usia 80 tahun, produksi kolagen berkurang sekitar 75%
2.Kolagen juga terdapat di kornea mata dan usus
3.Kolagen sering digunakan untuk keperluan operasi plastik
4.Kolagen bekerjasama dengan elastin agar kulit tetap lentur dan kuat
5.Kolagen secara alami diproduksi oleh kulit, namun produksinya berkurang seiiring bertambahnya usia
6.Rusaknya kolagen dapat menyebabkan kerutan dan  stretch marks
7.Wanita umumnya akan kehilangan kolagen lebih cepat daripada pria
8.Saat atau menjelang menopause, kolagen akan semakin berkurang
9.Kolagen mudah sekali dirusak oleh sinar UV

Sumber : klikdokter.com

section label

Kesehatan Kulit

Tips Memilih Makanan untuk Cegah Jerawat

>Divabeauty - Mayoritas wanita tidak menyadari bahwa diet yang mereka lakukan ternyata memiliki efek tertentu pada kulit. Salah satunya berkaitan

Selengkapnya
Gaya Hidup

Tips agar Tidur Lebih Nyenyak

>Divabeauty - Selain berolahraga dan mengatur pola makan dengan baik, tidur adalah salah satu komponen lain yang harus dipenuhi untuk dapat hidup

Selengkapnya
Kesehatan Kulit

Waktu Tepat untuk Mengonsumsi Karbohidrat

>Divabeauty - Jangan hanya menyalahkan karbohidrat ketika berat badan Anda naik beberapa ons. Meskipun karbohidrat memang memiliki pengaruh pada

Selengkapnya